14 JENIS JIHAD (Ust.Salim A Fillah)

Ustad Salim A Fillah

Ustad Salim A Fillah

klik : DOWNLOAD.mp3 untuk  mendapatkan rekaman mengenai 14 Sub jenis jihad berdasarkan ruang lingkupnya bersama Ustad Salim A Fillah.

Jihad berakarkan ‘al juhdu’ yang berarti kesungguhan yang dikerahkan hingga batas kepayahan, pada orang demikian pertolongan Allah sangatlah dekat dan mudah datang. Pada kajian Majelis jejak nabi kali ini Ustad Salim menjelaskan bahasannya  apa saja yang termasuk ruang lingkup jihad diambil dari Ibn Al Qayyim. Dalam Madarijus Salikiin, beliau golongkan jihad berdasarkan lawan yang harus dihadapi. a. Jihad-un Nafs b. Jihadusy Syaithan c. Jihadu Ahlil Ma’ashi wal Bida’ d. Jihadu Ahlil Kufri wasy Syirki Jihadun Nafs (Jihad terhadap diri) adalah bagian yang mendasar dan pokok dari pembagian jihad oleh Ibn Al Qayyim ini. Terdiri atas 5 poin. Ke-5 point tersebut adalah mengimani Al Huda dan Dinul Haq (QS 61: 9), mengilmuinya, mengamalkannya, menda’wahkannya, dan bersabar dalam ke-4-nya. 1. Beriman adalah termasuk jihad. Sebab iman kadang adalah mata yang terbuka, mendahului datangnya cahaya; ia keyakinan hati yang menyusur jalan bukti. Berilmu adalah #Jihad. Sebab ia menghajatkan kesungguhan mengerahkan waktu, tenaga, fikiran, harta, & kesabaran untuk berpayah memahami. 2. Beramal adalah jihad. Sebab setiap ilmu mengejar-ngejar jiwa dan raga yang kadang disergap lelah, malas agar ianya diamalkan dan dibaktikan. 3. Berdakwah adalah jihad. Sebab menyampaikan ilmu, membawakan kebenaran, memerintahkan yang baik, mencegah yang munkar yang mampu membawa bahaya. 4. Bersabar dalam mengimani, mengilmui, mengamalkan, dan mendakwahkan adalah jihad Sebab ke-4 hal itu hanya bisa ditanggung jiwa nan kokoh. Bersabar mengimani adalah jihad, saking beratnya kadang harus memejam mata. Seperti Nabi Muhammad saw di Badr. Seperti Nabi Ibrahim As menyembelih putranya. Bersabar mengilmui adalah jihad, seperti Sulaiman memahamkan Dawud, Al Bukhari mengembarai ratusan negeri, Asy Syafi’i menjaga hafalan. Bersabar mengamalkan itu jihad, seperti ‘Abdullah ibn ‘Amr puasa Dawud sampai akhir hayat. Bersabar mendakwahkan itu jihad, seperti Mush’ab taklukkan Madinah, Ibnul Jauzy islamkan 30.000 pagan, Fadlan Garamatan jelajahi Papua. Selanjutnya Jihadusy SyaithanJihad melawan syaithan. Ini ada 2 poin, yakni melawan syubhat (rancu fikiran) dan syahwat (hawa nafsu). 1. Melawan syubhat itu jihad. Melawan syubhat itu jihad, seperti Imam Ahmad yang menentang faham ke-mahkluqan Al Qur’an, sebab ia berujung kalau makhluq bisa salah bisa benar. Atau contohlah soal bangkai, kata Al ‘Ash ibn Wail “Yang dibunuh sendiri halal, kok yang dibunuh Allah haram?”. Lalu seperti kata Al Walid ibn Mughirah, “Quran adalah sihir nan dipelajari”. Sampai kini belum ada argumen secerdas dia.Melawan syubhat itu jihad, hingga kini penerus jejak syubhat terus ada. Penyesatan logika adalah cara merusak ‘aqidah yang efektif. 2. Melawan syahwat Melawan syahwat dalah Jihad, seperti Yusuf berlari dari goda jelita, seperti Al Miski melumurkan kotoran ke tubuhnya saat diajak zina. Atau menyegerakan menikah, berlari dari yang haram nan keji menuju yang halal lagi suci perlu keberanian tinggi. karena cinta ialah ujian yang menghanyutkan bahkan zina dosa besarnya kadang masih bisa membuat orang iba. Ini adalah jihad sebab di dunia maya berpindah dari keshalihan menuju dosa nista bisa dilakukan hanya dengan satu klik saja.Melawan syahwat itu jihad, sebab ujiannya berkelindan dan rumit seperti wanita, harta, tahta berpadulalu didayaguna syaithan habis-habisan. harta dan kenikmatan dunia itu memabukkan, menagihcandukan dan tak memberi puas seberapapun banyaknya. Melawan syahwat itu Jihad seperti hebatnya Sulaiman yang berkuasa atas manusia, jin, hewan, dan angin tapi tak dimabukkan sombong & bangga hati. Sebaliknya Fir’aun tak sekuasa Sulaiman hanya Nil, Mesir & Bani Israil tapi dia tak tahan tuk berkata, “Aku Tuhan!”. C. Selanjutnya adalah Jihadu Ahlil Ma’shi wal Bida’ yaitu jihad berjuang untuk tundukkan kemunkaran, kemaksiatan, dan bid’ah-bid’ah yang merusak. 1. Jihad Dengan Tangan Jihad ini ditegakkan pertama-tama dengan tangan kekuatan, kekuasaan, kewenangan, dan pengaruhjika kita memiliki kemampuan untuk itu.Jihad tangan ini misalnya dalam bentuk penegakan aturan yang melindungi masyarakat dari bahaya kemunkaran yang akal sehatpun sepakat.Jihad tangan meliputi penggunaan segala kewenangan baik eksekutif, legislatif, yudikatif dalam koridor hukum nan berlaku tuk jaga maslahat. 2. Jihad Dengan Lisan Jika ahli kebaikan belum memiliki tangan, maka tingkatan selanjutnya harus diambil: Jihad Lisan. Cegah keburukan dengan hujjah terbaik. Sampaikan pendapat dengan cerdas, santun, mengena . Jihad lisan bertingkat-tingkat sesuai kapasitas, kapabilitas, dan kredibilitas kita. Tokoh memiliki beban yang lebih suarakan kebenaran. Jika yang dihadapi ialah kuasa yang lebih besar maka menasehati dalam sunyi tetap utama. Jika tak mempan, nasehat publik jadi pilihan jihad “Seutama-utama jihad adalah kalimat kebenaran di hadapan penguasa yang zhalim-menyimpang.” (HR Abu Dawud) 3. Jihad Dengan Hati Jika jihad Lisan juga tak kita mampu; ambil pilihan terrendah; dengan hati. Mengingkari-tak menikmati itu perlawanan terakhir-terlemah. D. Berikutnya Jihadu Ahlil Kufri wasy Syirki, jihad melawan kekafiran & kemusyrikan. KIta akan lihat betapa agungnya Islam di bahasan ini.Kalau jihad melawan kemunkaran dan maksiat berurut keras ke lemah (tangan-lisan-hati)kekufuran dan kemusyrikan justru beralur sebaliknya.Sebab jihad melawan kemunkaran dan maksiat sejalan dengan logika umum bahwa keduanya merusak. Sebaliknya, kufur dan syirik soal sensitif. Keyakinan agama apapun dihormati Islam. Tinjau sejarah semua perang jihad Nabi bukan karena lawannya kafir, tapi sebab mereka zhalim.Maka jihad di bagian ke-4 ini dibagi 4 tingkatan urut oleh Ibn Al Qayyim berdasar sarana: doa-hati, bayan-penjelasan, tombak, pedang 1. Dengan Doa Jihad melawan kekafiran dan kemusyrikan pertama-tama ialah dengan doa; seperti Nabi doakan Umar ibn Al Khaththab dan Abu Jahl ibn Hisyam. Nabi doakan agar Umar diberi hidayah oleh Allah hingga diijabah tahun ke-6 Nubuwwah. Sementara Abu Jahl, sebelum diperangidi Badr, itupun dia yang menyerang didoakan khusus 6 th, didoakan umum 7 th, diharapkan 2 th, dan hari H masih diseru pada Islam. Jadi bila kita hendak berjihad melawan kekufuran & kemusyrikan, sudahkah sebut nama Obama, Hu, Sarkozy, Merkel, Brown dst dalam doa?. Itulah yang dituntunkan Nabi kita. Jihad harus dimulai dengan cinta berharap mereka yang menentang tetap berhak atas kasihNya. 2. Dengan Bayan Setelah doa, Jihad selanjutnya adalah dengan bayan. Penjelasan, lisan, kaset, VCD, film, tulisan, buku, diskusi, konferensi, debat dll.Sebab RasuluLlah diutus pada seru sekalian alam tiap ummat dan segala bangsa berhak mendapatkan penjelasan tentang apa itu Islam. Jadilah pewarisnya  bukan hanya membawakan pesan namun juga akhlaq & santunnya dalam bicara, cinta & kasihnya dalam memberi.

3. Dengan Tombak Setelah itu, jika ada kekuatan-kekuatan yang coba halangi manusia dari kebenaran lalu merintangi suburnya kebajikan “ siapkan tombak.”Apa itu tombak? Mengapa di urut 3? Apa bedanya ia dengan pedang yang ada di urut ke-4 dalam point ini. Tombak adalah senjata yang menggertak, senjata yang hadirkan rasa takut musuh. Jika mereka tak macam-macam, tak perlu ditusukkan. Qiyas yang hendak disampaikan Ibn Al Qayyim adalah jihad dengan kekuatan awal-awalnya cukup dengan memberi takut pada kejahatan. Islam tak bertujuan menghancurkan. Ia pembangun bukan perusak. Cukupah jika kejahatan tenggelam dalam gentar, tak membahayakan. 5. Dengan Pedang Barulah kalau kejahatan itu benar-benar mengancam kemanusiaan, kebajikan, kebenaran; menantang duel, kita siapkan jihad puncak (pedang).Barulah kalau kuasa kejahatan itu melakukan tindakan perusakan di muka bumi. Jihadmengayunkan pedangnya menyelamatkan kemanusiaan. Itulah 4 pembagian #Jihad menurut Ibn Al Qayyim yang terjelaskan dalam 14 (5+2+3+4) sub Maafkan bila tak berkenan Silahkan untuk mendapatkannya  Klik: 14 JENIS JIHAD.mp3

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s