Oleh-oleh Dari Ingris

1

Sungai Thames yang pada tahun 1682 disusuri dengan gagah oleh Ngabei Naya Wipraya dan Ngabei Jaya Sedana, Duta Besar Kesultanan Banten untuk Kerajaan Inggris, dalam perhelatan kerajaan yang gegap gempita oleh sambutan rakyat Britania.

Kepada Raja Charles II, mereka persembahkan hadiah dari Sultan Abdul Kahar Abun Nashr berupa 200 karung lada, satu runggai intan berlian, burung merak dari emas yang bertaburkan intan baiduri, serta hadiah-hadiah lainnya; semuanya bernilai sekitar 12.000 real emas.

Saat menyusuri Sungai Thames inilah, uang saku salah satu pelayan mereka yang terdiri atas 33 orang anggota rombongan terjatuh; dan baru ditemukan pada awal abad ke-21 ini berupa koin-koin bertulisan Arab “Laa ilaaha illaLlaah Muhammadur RasuuluLlaah. Pangeran Ratoe ing Bantam” berjumlah 90 keping dalam 1 renteng.
Baca lebih lanjut

Iklan

Khutbah Gerhana Matahari – Ja’far Umar Thalib

12993387_1042372569158766_9159632102518674304_n

Ustadz Ja’far Umar Thalib (mantan Panglima Laskar Jihad) berkunjung ke Fadli Zon Library (12/4/2016).

Gerhana dalam istilah hadist ialah khusuf. Gerhana Matahari disebut khusuf, pun gerhana bulan juga disebut khusuf. Gerhana-gerhana ini adalaha “ayatul min ayatollah, tanda-tanda daripada anda keagungan Allah”. Bukanlah gerhana ini karena kematian seseorang atau kelahiran seseorang. Bukan pula gerhana ini disebabkan karena adanya Buto Ijo yang mau makan matahari atau mau makan bulan, karena itu dibikinlah tetabuhan, bunyi-bunyian (festival) supaya Buto Ijo tersebut tidak jadi memakan bulan ataupun matahari. Khurofat seperti ini dikembangkan di kalangan orang-orang animisme, yang sayangnya pada hari ini pemerintah kita dalam rangka menjalankan program utamanya yaitu deislamisasi (penyingkiran Islam), mereka (pemerintah) mengeluarkan dana dari APBD masing-masing untuk membikin festival budaya memperingati  gerhana (agar Buto Ijo tidak jadi “ngemplok” matahari atau bulan). Begitulah Baca lebih lanjut

Butir Salju Penanda Kiamat

Albert Einstein dengan teori relativitasnya menunjukkan bahwa, segala sesuatu di dunia, terbatasi oleh dimensi ruang dan waktu. Artinya apa, bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki masa, memiliki batas, dan tidak absolut adanya. Sebetuk benda  bisa berubah bentuk, rapuh, rusak, bahkan hancur, karena ia terbatasi oleh dimensi ruang. Pun demikian, sebentuk benda akan menemui titik dimana dia akan rapuh, rusak, bahkan hancur tak bersisa, lenyap, yang hidup akan mati, manusia pasti akan mati, alam semesta akan menemui ajalnya “laa uqsimu biyaumil qiyaamah” karena ia terbatasi oleh dimensi waktu. Persis seperti produk makanan yang dicipta manusia yang umumnya di kemasannya terdapat tanggal ekspaietnya, begitupula produk ciptaan Allah. Allah telah menulis tanggal ekspaiet setiap makhluk ciptaannya, dimana? Fii lauhim mahfudz, tertanggal 50.000 th sebelum masa penciptaan.

Akhi, dunia ini akan hancur, Alam semesta akan menuai kiamatnya, “pasti”. 1400 tahun yang lalu, Muhammah Shallahu’alaihi wa Shallam mengatakan:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ…حَتَّى تَعُودَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوجًا وَأَنْهَارًا

“Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga tanah Arab menjadi lahan yang subur dan dialiri sungai- sungai.” (HR Muslim no.1681)

Mungkin dahulu ketika manusia mendengar dari mulut Muhammad mengira, rupanya Muhammad sudah gila, rupanya Muhammad sudah kehilangan akalnya, sebab Baca lebih lanjut

Karakter Kepemimpinan Rasulullah

thought-leadership

Kepemimpinan yang berbasis kenabian, merupakan sebuah kemampuan dasar yang tercerminkan pada diri setiap nabi yang bergilir dan berganti di sepanjang peradaban manusia, dan kesempurnaan jiwa leadership telah di capai oleh Rasulullah. Inilah sebuah konsep kepemimpinan yang mencerahkan, seberkah cahaya yang selayaknya menjadi panduan dari setiap umat manusia setelah mereka. Sebab Rasulullah hadir bukan untuk unjuk kebolehan, dipuja, dan dikenang oleh sejarah sebagai sosok yang dikagumi semata, tidak! Baca lebih lanjut

Membongkar Kesesatan Syiah

Membongkar Kesesatan Syiah- Ust. Ja'far Umar ThalibSyi’ah secara bahasa artinya adalah pengikut. Penganut agama ini menamakan diri dengan Syi’ah karena mereka mengaku sebagai pengikut Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu dan pengikut Ahlul Bait. Akan tetapi, jauh panggang dari api, pengakuan mereka sebagai pengikut Ali bin Abi Thalib dan pengikut Ahlul Bait adalah dusta belaka. Pengakuan mereka ini hanyalah tipu daya dalam rangka merusak Islam dan Muslimin.

Bila kita menelisik sejarah terjadinya agama Syi’ah, kita akan tahu bahwa agama ini terbentuk dari intrik-intrik dendam Yahudi dan Majusi Persia terhadap Islam dan Muslimin. Dimana Yahudi menyimpan dendam terhadap Islam, karena mereka tersingkir supremasinya dari masyarakat Arab setelah datangnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam dengan membawa Islam dari Allah Ta’ala. Yahudi akhirnya diusir dari jazirah Arab karena wasiat dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam. Demikian pula Majusi Persia mempunyai perasaan dendam kepada Islam karena kerajaan mereka dihancurkan oleh tentara Islam di zaman pemerintahan Umar bin Al Khattab.

Audio : Ust. Ja’far Umar Thalib – Membongkar Kesesatan Syiah

Dakwah Nusantara (Talk Show Ukhuwah)


Dakwah NusantaraKarena saat ikatan kita melemah ,saat keakraban kita merapuh saat salam terasa menyakitkan saat kebersamaan serasa siksaan .saat pemberian bagai bara api, saat kebaikan justru melukai.Aku tahu,yang rombeng bukan ukhuwah kita hanya iman-iman kita yang sedang sakit,atau mengkerdil
Mungkin dua-duanya,mungkin kau saja tentu terlebih sering,imanku lah yang compang camping

pernah ada masa-masa dalam cinta kita, kita lekat bagai api dan kayu.
bersama menyala, saling menghangatkan rasanya, hingga terlambat untuk menginsyafi bahwa tak tersisa dari diri-diri selain debu dan abu

pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwah ini, kita terlalu akrab bagai awan dan hujan.
merasa menghias langit, menyuburkan bumi, dan melukis pelangi namun tak sadar, hakikatnya kita saling meniadai di satu titik lalu sejenak kita berhenti, felix-salimmenyadari mungkin hati kita telah terkecualikan dari ikatan di atas iman bahkan saling nasehatpun tak lain bagai dua lilin saling mencahayai, tapi masing-masing habis dimakan api

Kini saatnya kembali pada iman yang menerangi hati
Pada amal shalih yang menjulang  bercabang-cabang
Pada akhlak yang manis ,lembut dan wangi hingga ukhuwah kita menggabungkan huruf-huruf menjadi kata yang dengannya kebenaran terbaca dan bercahaya #DukungDakwahNusantara

Audio Talk Show Ukhuwah & Shof Lounching :
Ust. Salim A Fillah – Dakwah Bershaf-shaf | 7 Mb
Ust. Felix Siauw – Terpaksa Dakwah | 8 Mb

Islam di Negeri-Negeri Teluk

Screenshot_2015-02-13-11-43-28_1Ketika sang Rasul ditanya tentang kiamat oleh Jibril tadi, beliau hanya menjawab bahwa yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya. Artinya kiamat itu bersifat sangat rahasia dan privasi Allah. Mengapa demikian? Agar manusia bisa diberi balasan sesuai kadar amalnya. Segala aspek penghitungan kapan terjadinya kiamat atau kapan medekati kiamat semata-mata hanya spekulasi manusia belaka dan sama sekali tidak bisa membuktikan waktu terjadinya “pesta” akhir zaman ini.

Rasul hanya menyebutkan tanda-tanda kiamat yang sudah kita ketahui dari banyak hadist Rasululloh mulai dari tanda-tanda kecil hingga besar. tanda-tanda kecil sudah mulai banyak bermunculan seperti merajalela pembunuhan, budak perempuan yang melahirkan tuan putrinya atau dalam kata lain banyak anak durhaka kepada orang tuanya. Selain itu, banyak wanita yang seakan-akan dimiliki oleh laki-laki yang bukan mahramnya. Satu hal yang paling penting dan menjadi inti dalam pembahasan ini adalah banyak manusia yang berlomba-lomba meninggikan bangunan.

Salim A Fillah bersama Yusuf Al-QadrdawiContoh yang paling nyata adalah Burj Khalifah di Dubai. Marilah kita bahas sedikit demi sedikit. Kini ada sebuah perkumpulan negara-negara di Timur Tengah yang biasa kita sebut sebagai Uni Emirat Arab (UEA). UEA ini terdiri dari tujuh negara regional yang bergabung menjadi satu dan dipimpin oleh seorang sultan. UEA adalah penghasil minyak bumi paling mutakhir yang pernah ada. Kehidupan UEA terbagi-bagi menjadi tiga kasta. Pertama kita sebut sebagai Emirati sebagai pemiliki segala kekayaan. Kedua, Bani Asfar atau biasa disebut warga kulit putih yang berposisi sebagai manajer dan pemimpin perusahaan. Ketiga adalah bangsa Asia yang mayoritas terdiri dari warga India, Pakistan, dan Banglades sebagai karyawan.

Pada salah satu museum, terdapat pameran foto yang berisi foto-foto kehidupan bangsa Arab lima puluh tahun yang lalu. Keadaannya sangat cocok dengan hadist Nabi yang menyebutkan bahwa orang-orang penggembala domba yang bertelanjang kaki dan bertelanjang dada mulai meninggikan bangunan-bangunan.

Ketika Abu Dhabi punya cadangan minyak bumi yang super power sedunia, maka Baca lebih lanjut