50 Pendakwah Pengubah Sejarah (Bedah Buku)

50-pendakwah-pengubah-sejarah-302-zoom-150 Pendakwah Pengubah Sejarah adalah tulisan yg mengungkapkan keteladanan Pendakwah. Menghimpun 50 kisah pendakwah yang kesemuanya telah wafat. Memang sengaja dipilih yang telah berpulang ke rahmatulloh karena “buku” mereka sudah “ditutup”. Jika sampe akhir hayatnya seseorang dikenal secara luas tetap istiqomah dalam berdakwah, maka itulah yg masuk kriteria dalam buku 50 Pendakwah Pengubah Sejarah ini. Kesemuanya adalah tokoh Indonesia diantaranya sudah sering terdengar di telinga kita dari ulama klasik Imam Nawawi Albantani, pertengahan ada Hasim As’ari, Ahmad Dahlan, zaman kemerdekaan ada M Natsir sampe masa kini ada Rahmat Abdulloh, Yoyoh Yusroh dll. Semoga kita mampu mengambil ibroh.

Ust. Okrisal Eka – 50 Pendakwah Pengubah Sejarah (Bedah Buku) | 58 mnt | 8 mb

Ibrahim Sang Khalilullah

12734272_1098919710150516_6363805847206707704_n

Ust. Sholihuddin Alhafidz

Ada satu gelar kehormatan, gelar tertinggi yang diberikan Allah kepada seorang hamba, yang tidak satu pun gelar yang dapat menyamai apalagi mengungguli gelar tersebut. Yaitu gelar “Khalilullah” gelar kekasih Allah. Khalilullah, sebuah gelar yang hanya Allah berikan kepada satu orang dari sekian banyak umat manusia, yang hanya Allah sematkan dari sekian banyak nabi dan Rasul baik yang tesebut maupun yang tidak tersebut di dalam Al Qur’an. Gelar ini hanya satu kali disebutkan di dalam Al Qur’an:

وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۗ وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا

  1. dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya.

Dibagian akhir ayat ini Baca lebih lanjut

Nubuah Ruwaibidoh

30dec13_goleman_the-focused-leader1

Al Qur’an ini adalah kitab yang diturunkan oleh Allah yang penuh barokah. Maka ikuti dia, tanpa ada pertimbangan yang pantas dipertimbangkan bila menyelisihi Al Qur’an. Umat Islam memiliki Al Qur’an yang penuh dengan barokah, akan tetapi faktanya umat ini sekarang menjadi umat yang terkalahkan menjadi orang-orang yang telemahkan. Saudara kita di Rohingnya menjadi manusia perahu, tersingkir dari negerinya, terhinakan di negeri orang lain. Saudara kita di Cina tidak boleh berpuasa di bulan Ramadhan, bakan tidak boleh mengikuti ibadah-ibadah yang lain, karena negara atheis-komunis itu berdalih “jangan bawa-bawa agama dalam wilayah publik, jangan bawa-bawa agama dalam urusan negara dan kemasyarakatan”. Tapi sayang Indonesia kalau dahulu Suharto berkiblat ke eropa, ke Amerika sana, “tidak benar juga sih”, tapi sekarang yang lebih buruk pemerintahan Jokowi kini berkiblat ke Rusia sana, dan ke Cina sana, keduanya negara komunis terbesar di dunia yang “Anti Agama”. Padahal, jika kita ingin mendapatkan Rahmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala maka ikutilah Al Qur’an. Tanpanya kita akan tergoda mengikuti pendapat-pendapat yang menyesatkan sehingga menjauhkan umat Islam dari Islam. Rasulullah telah menubuahkan, mengisyaratkan akan datangnya suatu zaman, zaman yang mengerikan tatkala orang-orang yang Baca lebih lanjut

Orang Yang Dimaafkan Di Bulan Ramadhan

maxresdefaultDalam kita menjadi hidup sudah selayak berpedoman kepada hukum Allah, maka sudah sepantasnya pada setiap  gerak-gerik perbuatan kita senantiasa memperhatiakan mana yang Allah perintahkan mana yang Allah larang. Yang wajib, kerjakan. Yang sunnah, diperbanyak. Yang mubbah, boleh tapi jangan banyak-banyak. Yang makruh, mungkin kadang-kadang. Yang haram, jangan sampai. Kalau kita sudah terlanjur melakukan yang haram, Alhamdulillah masih ada pintu taubat. Di dalam hadits riwayat imam Ahmad menyatakan bulan Ramadhan adalah kesempatan emas untuk mengugurkan dosa-dosa kita lewat taubat, tapi ternyata ada yang tidak diampuni. Apa saja itu? Maka simak, jangan sampai kita melakukannya karena kita tidak mengetahuinya….
Ust. Hawary – Orang Yang Dimaafkan Di Bulan Ramadhan | 20 mnt | 3 Mb

Butir Salju Penanda Kiamat

Albert Einstein dengan teori relativitasnya menunjukkan bahwa, segala sesuatu di dunia, terbatasi oleh dimensi ruang dan waktu. Artinya apa, bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki masa, memiliki batas, dan tidak absolut adanya. Sebetuk benda  bisa berubah bentuk, rapuh, rusak, bahkan hancur, karena ia terbatasi oleh dimensi ruang. Pun demikian, sebentuk benda akan menemui titik dimana dia akan rapuh, rusak, bahkan hancur tak bersisa, lenyap, yang hidup akan mati, manusia pasti akan mati, alam semesta akan menemui ajalnya “laa uqsimu biyaumil qiyaamah” karena ia terbatasi oleh dimensi waktu. Persis seperti produk makanan yang dicipta manusia yang umumnya di kemasannya terdapat tanggal ekspaietnya, begitupula produk ciptaan Allah. Allah telah menulis tanggal ekspaiet setiap makhluk ciptaannya, dimana? Fii lauhim mahfudz, tertanggal 50.000 th sebelum masa penciptaan.

Akhi, dunia ini akan hancur, Alam semesta akan menuai kiamatnya, “pasti”. 1400 tahun yang lalu, Muhammah Shallahu’alaihi wa Shallam mengatakan:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ…حَتَّى تَعُودَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوجًا وَأَنْهَارًا

“Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga tanah Arab menjadi lahan yang subur dan dialiri sungai- sungai.” (HR Muslim no.1681)

Mungkin dahulu ketika manusia mendengar dari mulut Muhammad mengira, rupanya Muhammad sudah gila, rupanya Muhammad sudah kehilangan akalnya, sebab Baca lebih lanjut

Al-Qur’an Sebagai Pendidik Utama

yuuDi dalam Al-Qur’an tercatat nama Yusuf. Dia adalah Yusuf A’laihi sallam seorang mulia yang memiliki setengah ketampanan umat manusia. Al-Qur’an menyajikan surat bernamakan namaya, yakni Surat Yusuf,  di dalamnya kisahnya tertulis mendayu-dayu lagi syahdu bak novel terbaik sepanjang masa, bahkan lebih dari itu. Hingga sampai suatu ketika Nabi Shallahu’alaihi wa Shallam ditanya “siapa orang diluar Arab yang paling mulia?” beliau menjawab, “Yusuf, bagaimana tidak ayahnya seorang nabi, kakeknya seorang nabi, dan dirinya pun adalah nabi”.

Lihatlah Yusuf seorang yang mulia tidak hanya fisik tapi juga batin, mustahil bila bukan merupakan buah dari pendidikan yang mulia Baca lebih lanjut

Setengah Abad Jogokaryan (Tabligh Akbar)

12400686_1021607171229743_5188453809913001743_nSetengah Abad Masjid Jogokariyan,
Berdakwah Membangun Kampung Indonesia.

1966-2016;
50 Tahun roda dakwah ini berputar, pergantian estafet dari generasi ke generasi. Tak lepas dari perjuangan para perintis kami, yang berjuang dan keistiqomahannya membangun masjid ini, dari Kampung Abangan menuju Jogokariyan Darussalam.

50 Tahun roda dakwah ini berputar, bakti kami tuk selalu melayani,
Dari Masjid Mensejahterakan Ummat,
Dari Masjid Menyehatkan Ummat,
Dari Masjid Mencerdaskan Ummat,
Dari Masjid Membangun Ummat.

Jogokariyan dengan konsep Baca lebih lanjut