Niat & Riya

shalat-rawatib1Ibnu Hajar menyatakan: “Riya’ ialah menampakkan ibadah dengan tujuan agar dilihat manusia, lalu mereka memuji pelaku amal tersebut, Adapun sum’ah sama dengan riya’ Akan tetapi ia berhubungan dengan indera pendengaran (telinga) sedangkan riya’ berkaitan dengan indera penglihatan (mata).”
Adalah sebuah keniscayaan apabila niat untuk melakukan amalan sholeh, manusia terkadan niat sholeh itu tercampur dengan riya. Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan : “Bila amalan sholeh semata-mata dilakukan hanya untuk riya (dilihat orang), maka yang demikian itu tidak pernah, tidak mungkin muncul dari seorang mukmin di dalam melaksanakan kewajiban sholat dan puasa.”, maka yang sholat dan puasa semata-mata untuk manusia adalah kaum munafik saja, bukan seorang muslim. Mari kita renungkan bagaimana niat kita selama ini…

Bagaimana kelanjutan mengenai niat yang tercampur riya dalam beramal sholeh lainnya seperti sedekah, jihad, ataupun haji sebab pasti seseorang memilik perasaan yang semacam itu, bagaimana solusi dan pandangan Islam
, untuk itu silahkan simak:
Ust. Ja’far Umar Thalib – Niat & Riya | 20Mb

Iklan