Keagungan Allah

sky-690293_960_720Telah berderit karena begitu beratnya beban yang ditanggung oleh langit. Dan memang sepantasnya langit berderit, tidak ada padanya satu tempat pun seluas empat jari-jemari kecuali ada malaikat yang meletakkan dahinya dalam rangka sujud kepada Allah. Seandainya kita mengetahui sebagaimana Rasulullah mengetahui, maka niscaya kita akan tertawa sedikit dan akan banyak menangis. Karena ngeri dari ancaman adzab Allah yang mengejar dan menyambar, tak terhindarkan. Dan niscaya kita tidak akan berlezat-lezat dengan istri-istri kita di atas tempat tidur, hilang syahwat kita. Sehingga kita tidak mampu meneruskan keturunan kita. Dan niscaya kita akan keluar ke lapangan-lapangan beteriak-teriak minta tolong kepada Allah, karena takut kepada Allah. Begitu kata Rasulullah dalam riwayat At Tirmidzi.

Syaikh Shalih bin Abdul Aziz bin Muhammad bin Ibrahim mengatakan, hadist ini menunjukkan keagungan Allah Azza wa jalla Baca lebih lanjut

Asketologi Konflik Timur Tengah & Peran Pemuda Islam Terhadap Kebangkitan Peradaban Islam

6fc7d5843111804f37411556d77e6ab1Beberapa negeri Timur Tengah tampak sudah mulai menarik duta besar, dan memtuskan hubungan diplomatik dengn negara iran. Hal itu membuat Iran dan sekutunya bak kebakaran jenggot, karena hal yang seperti ini baru terjadi.  Seolah menjadi jawaban dari pertanyaan yang kerap dilontarkan orang-orang seperti, kalau Syi’ah itu kafir, kenapa Iran masih boleh haji di Saudi?”.

Banyak yang sudah memperkirakan akan dekatnya hari kiamat salah satunya adalah konflik Timur Tengah. Sebagaimana memalui Nubuwah, Beliau Shallallahu’alaihi wa shallam menyebutkannya akan terjadinya “huru-hara internasional”. Sebuah huru-hara, peperangan terbesar yang akan melibatkan seluruh negara Islam dengan orang kafir. Inilah yang pada hari ini disebut sebagai “asketologi konflik timur tengah”.

Ust. Okrisal Eka Putra – Asketologi Konflik Timur Tengah & Peran Pemuda Islam Terhadap Kebangkitan Peradaban Islam | 88 mnt | 15 Mb

Nubuah Ruwaibidoh

30dec13_goleman_the-focused-leader1

Al Qur’an ini adalah kitab yang diturunkan oleh Allah yang penuh barokah. Maka ikuti dia, tanpa ada pertimbangan yang pantas dipertimbangkan bila menyelisihi Al Qur’an. Umat Islam memiliki Al Qur’an yang penuh dengan barokah, akan tetapi faktanya umat ini sekarang menjadi umat yang terkalahkan menjadi orang-orang yang telemahkan. Saudara kita di Rohingnya menjadi manusia perahu, tersingkir dari negerinya, terhinakan di negeri orang lain. Saudara kita di Cina tidak boleh berpuasa di bulan Ramadhan, bakan tidak boleh mengikuti ibadah-ibadah yang lain, karena negara atheis-komunis itu berdalih “jangan bawa-bawa agama dalam wilayah publik, jangan bawa-bawa agama dalam urusan negara dan kemasyarakatan”. Tapi sayang Indonesia kalau dahulu Suharto berkiblat ke eropa, ke Amerika sana, “tidak benar juga sih”, tapi sekarang yang lebih buruk pemerintahan Jokowi kini berkiblat ke Rusia sana, dan ke Cina sana, keduanya negara komunis terbesar di dunia yang “Anti Agama”. Padahal, jika kita ingin mendapatkan Rahmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala maka ikutilah Al Qur’an. Tanpanya kita akan tergoda mengikuti pendapat-pendapat yang menyesatkan sehingga menjauhkan umat Islam dari Islam. Rasulullah telah menubuahkan, mengisyaratkan akan datangnya suatu zaman, zaman yang mengerikan tatkala orang-orang yang Baca lebih lanjut

Orang Yang Dimaafkan Di Bulan Ramadhan

maxresdefaultDalam kita menjadi hidup sudah selayak berpedoman kepada hukum Allah, maka sudah sepantasnya pada setiap  gerak-gerik perbuatan kita senantiasa memperhatiakan mana yang Allah perintahkan mana yang Allah larang. Yang wajib, kerjakan. Yang sunnah, diperbanyak. Yang mubbah, boleh tapi jangan banyak-banyak. Yang makruh, mungkin kadang-kadang. Yang haram, jangan sampai. Kalau kita sudah terlanjur melakukan yang haram, Alhamdulillah masih ada pintu taubat. Di dalam hadits riwayat imam Ahmad menyatakan bulan Ramadhan adalah kesempatan emas untuk mengugurkan dosa-dosa kita lewat taubat, tapi ternyata ada yang tidak diampuni. Apa saja itu? Maka simak, jangan sampai kita melakukannya karena kita tidak mengetahuinya….
Ust. Hawary – Orang Yang Dimaafkan Di Bulan Ramadhan | 20 mnt | 3 Mb

Butir Salju Penanda Kiamat

Albert Einstein dengan teori relativitasnya menunjukkan bahwa, segala sesuatu di dunia, terbatasi oleh dimensi ruang dan waktu. Artinya apa, bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki masa, memiliki batas, dan tidak absolut adanya. Sebetuk benda  bisa berubah bentuk, rapuh, rusak, bahkan hancur, karena ia terbatasi oleh dimensi ruang. Pun demikian, sebentuk benda akan menemui titik dimana dia akan rapuh, rusak, bahkan hancur tak bersisa, lenyap, yang hidup akan mati, manusia pasti akan mati, alam semesta akan menemui ajalnya “laa uqsimu biyaumil qiyaamah” karena ia terbatasi oleh dimensi waktu. Persis seperti produk makanan yang dicipta manusia yang umumnya di kemasannya terdapat tanggal ekspaietnya, begitupula produk ciptaan Allah. Allah telah menulis tanggal ekspaiet setiap makhluk ciptaannya, dimana? Fii lauhim mahfudz, tertanggal 50.000 th sebelum masa penciptaan.

Akhi, dunia ini akan hancur, Alam semesta akan menuai kiamatnya, “pasti”. 1400 tahun yang lalu, Muhammah Shallahu’alaihi wa Shallam mengatakan:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ…حَتَّى تَعُودَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوجًا وَأَنْهَارًا

“Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga tanah Arab menjadi lahan yang subur dan dialiri sungai- sungai.” (HR Muslim no.1681)

Mungkin dahulu ketika manusia mendengar dari mulut Muhammad mengira, rupanya Muhammad sudah gila, rupanya Muhammad sudah kehilangan akalnya, sebab Baca lebih lanjut

Islam di Negeri-Negeri Teluk

Screenshot_2015-02-13-11-43-28_1Ketika sang Rasul ditanya tentang kiamat oleh Jibril tadi, beliau hanya menjawab bahwa yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya. Artinya kiamat itu bersifat sangat rahasia dan privasi Allah. Mengapa demikian? Agar manusia bisa diberi balasan sesuai kadar amalnya. Segala aspek penghitungan kapan terjadinya kiamat atau kapan medekati kiamat semata-mata hanya spekulasi manusia belaka dan sama sekali tidak bisa membuktikan waktu terjadinya “pesta” akhir zaman ini.

Rasul hanya menyebutkan tanda-tanda kiamat yang sudah kita ketahui dari banyak hadist Rasululloh mulai dari tanda-tanda kecil hingga besar. tanda-tanda kecil sudah mulai banyak bermunculan seperti merajalela pembunuhan, budak perempuan yang melahirkan tuan putrinya atau dalam kata lain banyak anak durhaka kepada orang tuanya. Selain itu, banyak wanita yang seakan-akan dimiliki oleh laki-laki yang bukan mahramnya. Satu hal yang paling penting dan menjadi inti dalam pembahasan ini adalah banyak manusia yang berlomba-lomba meninggikan bangunan.

Salim A Fillah bersama Yusuf Al-QadrdawiContoh yang paling nyata adalah Burj Khalifah di Dubai. Marilah kita bahas sedikit demi sedikit. Kini ada sebuah perkumpulan negara-negara di Timur Tengah yang biasa kita sebut sebagai Uni Emirat Arab (UEA). UEA ini terdiri dari tujuh negara regional yang bergabung menjadi satu dan dipimpin oleh seorang sultan. UEA adalah penghasil minyak bumi paling mutakhir yang pernah ada. Kehidupan UEA terbagi-bagi menjadi tiga kasta. Pertama kita sebut sebagai Emirati sebagai pemiliki segala kekayaan. Kedua, Bani Asfar atau biasa disebut warga kulit putih yang berposisi sebagai manajer dan pemimpin perusahaan. Ketiga adalah bangsa Asia yang mayoritas terdiri dari warga India, Pakistan, dan Banglades sebagai karyawan.

Pada salah satu museum, terdapat pameran foto yang berisi foto-foto kehidupan bangsa Arab lima puluh tahun yang lalu. Keadaannya sangat cocok dengan hadist Nabi yang menyebutkan bahwa orang-orang penggembala domba yang bertelanjang kaki dan bertelanjang dada mulai meninggikan bangunan-bangunan.

Ketika Abu Dhabi punya cadangan minyak bumi yang super power sedunia, maka Baca lebih lanjut

Biografi Imam Abdullah bin Mubarrak

Adalah Mubarak namanya, panen berlimpah sejak bulan pertama ia menjadi penjaganya di sebuah kebun anggur. Maka di bulan yang ketiga, si majikan meninjau kebun tersebut. “Mubarak” panggilnya,”ambilkan untukku angur terbaik!”. Bergegas Mubarak memilih diantara sulur-sulur anggur.

Dipetiknya tangkai buah yang tampak paling kokoh, liat, dan mengkilat buahya. Diserahkan anggur pilihannya itu pada sang majikan. Mengernyit sontak si tuan mencicipi sebutir anggur, “Masam!”. “Mubarak!”, bentaknya. “Apa ini? anggur masam sekali ! apa kau sengaja membuatku marah di pagi hari? cari lagi! pilih yang betul!”.

anggurBergegas Mubarak ke sesuluran. Kalau tadi keliru, berarti pilih sifat yang sebaliknya, fikir Mubarak. Dipilihnya yang lembek, berair, dan kusam, Begitu diserahkan murkalah sang majikan. “Dungu! yang tadi masih mentah, yang sekarang sudah busuk! tak tahukah kau anggur yang baik?”

“Tidak Tuan!”, jawab Mubarak polos.
“Celaka! tiga bulan kaujaga kebun ini dan kau tak tahu mana anggur yang bagus? apa kerjamu?”

“Maaf Tuan”, Mubarak berkaca-kaca penuh kecemasan, Baca lebih lanjut