Khutbah Gerhana Matahari – Ja’far Umar Thalib

12993387_1042372569158766_9159632102518674304_n

Ustadz Ja’far Umar Thalib (mantan Panglima Laskar Jihad) berkunjung ke Fadli Zon Library (12/4/2016).

Gerhana dalam istilah hadist ialah khusuf. Gerhana Matahari disebut khusuf, pun gerhana bulan juga disebut khusuf. Gerhana-gerhana ini adalaha “ayatul min ayatollah, tanda-tanda daripada anda keagungan Allah”. Bukanlah gerhana ini karena kematian seseorang atau kelahiran seseorang. Bukan pula gerhana ini disebabkan karena adanya Buto Ijo yang mau makan matahari atau mau makan bulan, karena itu dibikinlah tetabuhan, bunyi-bunyian (festival) supaya Buto Ijo tersebut tidak jadi memakan bulan ataupun matahari. Khurofat seperti ini dikembangkan di kalangan orang-orang animisme, yang sayangnya pada hari ini pemerintah kita dalam rangka menjalankan program utamanya yaitu deislamisasi (penyingkiran Islam), mereka (pemerintah) mengeluarkan dana dari APBD masing-masing untuk membikin festival budaya memperingati  gerhana (agar Buto Ijo tidak jadi “ngemplok” matahari atau bulan). Begitulah Baca lebih lanjut

Iklan

EKONOMI YANG MENSEJAHTERAKAN

Ust. Cahyo Al-Fatih

Ust. Cahyo Al-Fatih

Salah satu makna taqwa ialah menjadikan Al-Qur’an dan Ash-sunnah menjadi satu-satunya aturan pada kehidupan kita, baik dalam tataran individu, keluarga,masyakat, dan juga negara sebagai sistem kehidupan. Karena hanya dengan cara itulah, fa insyaallah kaum muslimin akan merasakan kejayaan Islam dan meraih kehidupan yang lebih baik. Bukan dari sistem yang lainlah umat ini akan bangkit, akan tetapi kebangkitan dan kemakmuran negri ini hanya bisah diraih dengan sistem syariat dari Allah SWT.

Termasuk dalam mengatur ekonomi, Allah sudah mengatur dengan sangat menjanjikan kepada umatnnya, dan telah terbukti keberhasilannya pada zaman Rasulullah dan para sahabat. Kesalah terbesar sistem saat ini dalam sistem saat ini ialah bilamana harta di saat sekarang saat ini menjadi tujuan bukan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah. Hal yang paling pokok terkait keterpurukan sektor ekonomi negeri kita ini. Dengan katalain keterpurukan bukanlah terletak pada pemimpin, menteri yang kurang lihai dan kurang amanah akan tetapi hal yang paling mendasar ialah karena kita meninggalkan sistem dan aturan Allah. Kita tengok saja bagaimana sejarah kejayaan Islam mencatat kekayaan kaum muslim yang melimpah ruah, sederhana namun sejahterah pada saat sistem Allah diterapkan. Kita juga mengenal sahabat-sahabat yang kaya raya dan besar pengorbanan hartanya untuk dakwah Islam seperti Abdurahman bin Auf, Utsman bin Afwan, Khabab bin Art, dan lain-lain.

Sesungguhnya bagaimana sih penerapan ekonomi Islam ? Baca lebih lanjut