Keagungan Allah

sky-690293_960_720Telah berderit karena begitu beratnya beban yang ditanggung oleh langit. Dan memang sepantasnya langit berderit, tidak ada padanya satu tempat pun seluas empat jari-jemari kecuali ada malaikat yang meletakkan dahinya dalam rangka sujud kepada Allah. Seandainya kita mengetahui sebagaimana Rasulullah mengetahui, maka niscaya kita akan tertawa sedikit dan akan banyak menangis. Karena ngeri dari ancaman adzab Allah yang mengejar dan menyambar, tak terhindarkan. Dan niscaya kita tidak akan berlezat-lezat dengan istri-istri kita di atas tempat tidur, hilang syahwat kita. Sehingga kita tidak mampu meneruskan keturunan kita. Dan niscaya kita akan keluar ke lapangan-lapangan beteriak-teriak minta tolong kepada Allah, karena takut kepada Allah. Begitu kata Rasulullah dalam riwayat At Tirmidzi.

Syaikh Shalih bin Abdul Aziz bin Muhammad bin Ibrahim mengatakan, hadist ini menunjukkan keagungan Allah Azza wa jalla Baca lebih lanjut

Iklan

Membongkar Kesesatan Syiah

Membongkar Kesesatan Syiah- Ust. Ja'far Umar ThalibSyi’ah secara bahasa artinya adalah pengikut. Penganut agama ini menamakan diri dengan Syi’ah karena mereka mengaku sebagai pengikut Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu dan pengikut Ahlul Bait. Akan tetapi, jauh panggang dari api, pengakuan mereka sebagai pengikut Ali bin Abi Thalib dan pengikut Ahlul Bait adalah dusta belaka. Pengakuan mereka ini hanyalah tipu daya dalam rangka merusak Islam dan Muslimin.

Bila kita menelisik sejarah terjadinya agama Syi’ah, kita akan tahu bahwa agama ini terbentuk dari intrik-intrik dendam Yahudi dan Majusi Persia terhadap Islam dan Muslimin. Dimana Yahudi menyimpan dendam terhadap Islam, karena mereka tersingkir supremasinya dari masyarakat Arab setelah datangnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam dengan membawa Islam dari Allah Ta’ala. Yahudi akhirnya diusir dari jazirah Arab karena wasiat dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa aalihi wasallam. Demikian pula Majusi Persia mempunyai perasaan dendam kepada Islam karena kerajaan mereka dihancurkan oleh tentara Islam di zaman pemerintahan Umar bin Al Khattab.

Audio : Ust. Ja’far Umar Thalib – Membongkar Kesesatan Syiah

Kepastian Nasib Dari Yang Memiliki Nasib

qqquSeorang muslim diberi oleh Allah hidayah untuk beriman kepada Islam. Allah telah memberikan kepada mereka ajaran agama yang segala sesuatunya serba “Pasti”, pasti dari Allah. Nama agama Islam juga berasal dari Allah, nama kaumnya (muslimin) juga pemberian dari Allah, semuanya serba dari Allah. Dan Islam memiliki dasar agama yang pasti, yakni Al-Qur’an dan Sunnah yang ini juga berasal dari Allah. Al-qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang bersifat menantang kepada seluruh makhluk baik jin ataupun manusia  yang ragu terhadapnya dari berbagai disiplin ilmu.

وَإِن كُنتُمْ فِى رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا۟ بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِۦ وَٱدْعُوا۟ شُهَدَآءَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ
Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.
(QS: Al-Baqarah Ayat: 23)
Inilah Al-Qur’an satu-satunya kitab yang sejak awal sudah memberikan kepastiannya Baca lebih lanjut

Dzat Sifat Allah

Pengkabaran dari Allah maupun Rasulullah bahwa Allah punya tangan, Allah punya betis, Allah punya mata, Allah punya kaki, dll ini adalah yang dimaksud sebagai sifat Dzatiyah Allah. Sedang Allah melihat, mendengar, Allah datang dihari kiamat, Allah merahmati, Allah mengazab, Allah murka, dll itu adalah yang dimaksud dengan sifat  Fi’liyah.

Baik sifat Dzatiyah maupun Fi’liyah Allah tidaklah bisa dibayangkan, digambarkan, diqiyaskan, di serupakan dengan sifat-sifat makhluk Allah baik perbuatan ataupun dzat makhluk.Karena kesempurnaan sifat-sifat Allah itu tidaklah terhingga, tidak terbatas dan tidak ada yang serupa denganNYA

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ البَصِيرُrealisasi-tauhid

“Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Asy-Syuura: 11)

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia (Qs. Al-Ikhlas: 4)

Syaikh Abdurrahman bin Naashir As-Sa’di rahimahullah mengatakan Baca lebih lanjut

Islam Sebagai Way Of Life

Seorang penulis pernah berkata “yang paling sulit di dunia ini adalah memilih jalan yang benar” dan yang lebih sulit lagi ialah “Mempertahankan diatas jalan yang benar itu”. Oleh karena itu seorang yang sudah beriman, berkeyakinan terhadap agama Islam ini sebagai jalan yang paling benar maka jadikanlah ia sebagai “Way Of Life” janganlah sekali-kali berbelok, menyimpang, dan bermain-main tidak peduli, namun berpegang tegulah terhadap jalan hidup yang telah dipilih ini. Hal ini adalah merupakan sebuah hal yang sulit sebab mengikuti dan memilih jalan yang haq maupun bathil, jalan yang sesat atau benar karena itu adalah pilihan bukan paksaan.

Ustadz Irvan S Awwas

Ustadz Irvan S Awwas

Ada sebuah kisah, seorang sarjana Prancis berdebat dengan seorang sarjana muslim. “Saya tidak ingin masuk Islam” katanya “Saya tidak percaya akan adanya kehidupan setelah kehidupan di dunia ini, adanya hari akhir yang kelak manusia dimintai pertanggung jawaban atas segala sesuatu yang ia kerjakan” lanjutnya.
“Baik” kata sarjana muslim ini, “jika anda mempercayai bahwa tidak ada kehidupan setelah kehidupan dunia itu tidak mengapa, sebab itu pilihan yang anda yakini”. “Tetapi” katanya lanjut, “tetapi pertanyaan saya, jika betul akhirat itu ternyata benar ada, apa pendapat anda? jika keyakinan anda yang benar, kita mati kemudian jadi tanah tanpa ada kelanjutan urusan, itu tidak mengapa, selesai urusan kita. Namun jika akhirat itu yang benar apa pendapat anda ? jika hari dimana manusia dimintai pertanggung jawaban itu benar adanya, apa yang akan anda lakukan saat itu?”

Sontak “anda benar!jika saya benar maka itu tidak masalah, andapun tidak rugi dibuatnya, namun jika yang anda yakini itu yang benar maka celakalah saya”. Baca lebih lanjut

Perbandingan Ideologi

Ideologi adalah suatu keyakinan dasar yang bersifat rasional, yang kemudian melahirkan sistem atau sekumpulan peraturan hidup. Jadi, secara sederhana ideologi dapat diartikan sebagai suatu keyakinan dasar yang mensyaratkan memiliki ide (fikrah) dan metode penerapan ide tersebut (thariqah).

Perbedaan 3 Ideologi di Dunia - Front CoverJika mengamati perubahan yang terjadi di berbagai belahan dunia, maka hal itu tidak terlepas dari perbedaan tingkat pemikiran manusia saat itu. Konflik antarmanusia, antarsuku, antarbangsa, ataupun antaragama adalah hal yang wajar tejadi dilihat dari keragaman pemikiran yang berkembang di dalam masyarakat. Namun, dari berbagai perubahan yang terjadi, adalah perbedaan ideologilah yang banyak mempengaruhi perbedaan yang meniscayakan benturan-benturan tersebut. Terjadinya Perang Dingin antara Blok Barat (kapitalis) dan Blok Timur (sosialis) yang melibatkan sejumlah negara selama bertahun-tahun menunjukkan bukti tersebut.

Selain kedua ideologi tersebut, masih ada sebuah ideologi lagi yang pernah menguasai dunia, yaitu ideologi Islam. Sebagai sebuah ideologi, Islam pernah berjaya sebagaimana Amerika dengan ideologi kapitalisnya di saat sekarang ini. Bahkan Islam menguasai jauh berlipat-lipat rentang waktunya hingga selama 13 abad lamanya, dari masa Rasulullah hingga masa runtuhnya Kekhilafahan Turki Utsmani (otoman) hingga awal abad kedua puluh satu ini, ideologi Islam tidak pernah lagi Baca lebih lanjut

Pengantar Orimik (Orientalisme, Missionaris, & Kolonialisme)

Para peneliti Islam mendefinisikan orientalisme dengan penelitan atau kajian akademi yang dilakukan non Muslimin dari non Arab baik dari negara timur (asia) ataupun barat terhadap aqidah, syariat, bahasa dan peradaban Islam dengan tujuan membuat keraguan pada agama yang lurus ini dan menjauhkan manusia darinya.

Dengan demikian orientalis (al-mustasyriqun) adalah istilah umum mencangkup kelompok-kelompok non Arab yang bekerja di medan penelitian ilmu ketimuran secara umum dan Islam secara khusus. Tujuan mereka bukanlah untuk pengetahuan dan pendidikan, akan tetapi tujuannya adalah membuat dan menebar keraguan pada kaum Muslimin terhadap agama mereka. Sehingga kalau kita perhatikan misalnya penelitian mereka seputar Al-Qur’an pasti kita akan dapati kerancuan dan upaya keraguan. Kalaupun tidak ada lafadz yang menujukkan hal itu dengan terang-terangan, tapi mesti mereka menggunakan ibarat yang samar dan dapat mengakibatkan keraguan.

Presiden SBY ketika menerima pengharaggan sebagai Ksatria Salib Agung

Presiden SBY ketika menerima pengharaggan sebagai Ksatria Salib Agung

Para peneliti berbeda pendapat tentang sejarah permulaan orientalisme ini, namun secara resmi dimulai dari terbitnya ketetapan Majma’ (konferensi) gereja Viena pada tahun 1312 H dengan membentuk sejumlah lembaga penelitian bahasa Arab di sejumlah universita Eropa. Oleh karena itu ahli sejarah hampir sepakan bahwa abad ke-13 adalah permulaan orientalis bersifat resmi.

Sejak itu, mereka tidak berhenti mempelajari Islam dan bahasa Arab dan menterjemahkan kitab-kitab berbahasa Arab dan sastranya hingga abad ke-18 M. Ternyata sejumlah pakar barat muncul sebagai orientalis dan menerbitkan majalah-majaalah di seluruh kerajaan dan negara Eropa. Mereka mencari manuskrip-manuskrip yang kurang mengerti atau mencurinya dari perpustakaan umum. Mereka memindahkannya ke negara dan perpustakaan umum. Mereka memindahkannya ke negara dan perpustakaan mereka. Akhirnya sejumlah besar manuskrip berbahasa Arab yang langka pindah ke perpustakaan Eropa hingga pada awal abad ke-19 M didapati 250.000 jilid dan ini terus Baca lebih lanjut