Fiqih Seni Rupa

shiddiq_al_jawiSebagian orang menganggap bahwa seni rupa ialah buah dari citra, karya, karsa, dan rasa yang estetis yang mampu diterjemahkan oleh indra penglihatan. Sebagian juga orang menganggap bahwa seni rupa hanyalah nama lain dari goresan-goresan semata. Tapi jauh sebelum itu ternyata Islam telah menurunkn aturannya mengenai hal tersebut. Sehingga mucullah ilmu fiqih yang mampu menjawab pertanyaan besar, hasil goresan yang bagaimanakah yang mampu menghantarkan surga, dan manakah yang mampu menghantarkan murka?
Bagaimana ada apa sajakah itu?

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ

Bertanyalah kepada ahli ilmu jika engkau tidak tahu” (QS. An Nahl: 43
Ust. Shiddiq Al-Jawi – Fiqih Seni Rupa A | 11Mb
Ust. Shiddiq Al-Jawi – Fiqih Seni Rupa B | 11Mb
Ust. Shiddiq Al-Jawi – Fiqih Seni Rupa C (Membahas hukum taswir dan seni peran) | 11Mb

Iklan

SIKAP CINTA TERHADAP KAFIR

Ustad Ja'far Umar Thalib

Ustad Ja’far Umar Thalib

Sesungguhnya hukum asalnya sikap seorang muslim ialah sebagaimana yang Allah SWT jelaskan dalam surat Al-Maidah : 54, “Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah  karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui”.

Salah satu sub bab yang dibahas oleh Ustad Ja’far Umar Thalib pada kesempatan kali ini ialah terkait sikap cinta kepada orang kafir ialah wala’ atau loyal kepada orang kafir, diantaranya : membantu orang-orang kafir dalam memerangi kaum muslimin, menyanjung-nyanjung orang kafir, meminta tolong kepada mereka selain dalam keadaan darurat, memberikan jabatan kepada mereka, dan membela mereka. Sikap-sikap yang demikian inilah (na’udzubillah) merupakan pembatal-pembatal Islam, serta merupakan sebab-sebab kemurtadan seorang muslim dari Baca lebih lanjut

ISLAMISASI SENI (Ust. Mujiman)

kaligrafi-belajarDewasa ini banyak kaum muslimin yang berpaham bahwa yang namanya seni itu adalah hal yang tepisahkan dari Agama Islam. Keduanya dianggap tidak akan pernah bersatu seutuhnya. Maka timbullah kesan kalau seandainya ingin berbicara seni dan budaya maka janganlah bawa-bawa agama dan begitu pula sebaliknya. Seolah yang namanya berkesenian itu tidak masuk hitungan sebagai hal yang akan dipertanggung jawabkan kelak.

Seorang  yang telah ber Baca lebih lanjut

MENJADI SENIMAN BERIMAN (Ust. Djarot Margiantoro)

allahSuatu pagi datang seorang kafir (pastur) pada mereka. Orang kafir ini membawa jubah, lilin dan manis manisan. Orang kafir itu mendatangi jamaah kaum muslimin dengan sikap yang bersahabat. Berulang-ulang dia bertanya, “Katakan padaku di mana sang muadzin itu ? Tunjukkan padaku siapa muadzin yang suara Baca lebih lanjut

MOVE ON

Ustad Aruman

Ustad Aruman

“Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin sungguh dia beruntung, barang siapa yang hari ini sama dengan kemarin, sungguh dia merugi, barang siapa hari ini lebih buruk dari kemarin sungguh dia celaka”

Syarat utama untuk “Move On” tak lain adalah Move (bergerak) dan On (Aktif) itu sendiri.  Dalam kehidupan kita harus senantiasa bertumbuh dan mengalir, bergerak dan senantiasa aktif jangan sampai menggenang. Sebagian besar tubuh kita tediri dari air ibaratkan air, air yang sehat adalah air yang senantiasa mengalir dan apabila air itu diam menggenang maka ia akan rusak. Maka oleh karena itu agar tetap terjaga sebagai air mengalir yang menyehatkan bukan sebagai air menggenang yang menjadi sumber penyakit kita memerlukan Baca lebih lanjut