Sejarah Islam di Keraton Jogja dan Nusantara

Persebaran Dakwah Di NusantaraAudio :
Ust. Jazir ASP – Sejarah Islam di Keraton Jogja dan Nusantara A | 7 Mb
Ust. Jazir ASP – Sejarah Islam di Keraton Jogja dan Nusantara B | 21 Mb

Bisa dikatakan tak akan ada Islam di Indonesia tanpa peran khilafah. Orang sering mengatakan bahwa Islam di Indonesia, khususnya di tanah Jawa disebarkan oleh Walisongo. Tapi tak banyak orang tahu, siapa sebenarnya Walisongo itu? Dari mana mereka berasal? Tidak mungkin to mereka tiba-tiba ada, seolah turun dari langit?

Dalam kitab Kanzul ‘Hum yang ditulis oleh Ibn Bathuthah yang kini tersimpan di Museum Istana Turki di Istanbul, disebutkan bahwa Walisongo dikirim oleh Sultan Muhammad I. Awalnya, ia pada tahun1404 M (808 H) Baca lebih lanjut

Iklan

Lapis-Lapis Pernikahan

Sering kita mendengar kisah dongengan dari berbagai penjuru dunia diakhiri dengan kalimat matra “pangeran dan putri menikah, mereka hidup bahagia selama-lamanya”. Maka kita akan meluputkan sebuah hakikat penting bahwa sesungguhnya tidak ada manusia yang mendapatkan kebahagiaan secara utuh dan sempurna. Kebahagiaan di dunia hanya akan bisa dirasakan oleh setiap insan sempurna bila ada selingan-selingan antara nikmat dan musibah di dalam perjalanannya mengarungi kehidupan. Sebab, bahagia yang selama-lamanya hanyalah ada di kehidupan setelah mati. Kesenangan yang sejati, kekal abadi hanya akan ada di dalam surga dan ridha ilahi.

tu0YbYw2Sehingga mungkin lebih afdhol bila ceritanya diganti dengan “pangeran dan putri menikah, tiap kali mereka mendapat karunia lalu bersyukur, sesekali mereka menerima cobaan kemudian bersabar. Keduanya istiqamah dalam ketaatan, dan wafat dalam khusnul khatimah. Maka mereka hidup bahagia selama-lamanya di dalam surga yang mulia”.

Allah dan RasulNyalah yang paling memahami hakikat ini, maka di dalam konteks pernikahan Rasulullah tidaklah mengajarkan agar meminta diberikan kebahagiaan yang utuh sebab beliau tahu itu mustahil, namun beliau mengajarkan kepada kita untuk meminta agar Allah memberikan keberkahanNya kepada pernikahan tersebut.
 “Baarokalloohu laka wabaaroka ‘alaika wajama’a bainakuma fii khoir”
Artinya : (Semoga Alloh memberkatimu dan melimpahkan berkat yang kekal atas kamu dan mengumpulkan antara kamu berdua dalam kebaikan)
Maka, pernikahan siapa pun juga, Baca lebih lanjut